Ole Gunnar Solskjaer Hanya Inginkan Pemain Manchester United yang Rela Berkorban

Manchester United takluk 0-2 dari Manchester City pada laga lanjutan Premier League di Old Trafford.Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer mengaku menemukan pemain yang rela berkorban untuk klub setelah kekalahan ketujuh dari sembilan laga terakhir.

Manajer asal Norwegia itu berharap para pemain menyadari betapa pentingnya mengenakan jersey The Red Devils di mana mereka yang tidak siap menjawab tantangan boleh pergi.

Kekalahan itu merupakan hantaman besar bagi harga diri Manchester United dan semakin menyulitkan langkah mereka menuju empat besar.Ole Gunnar Solskjaer mengkritik para pemain harus mulai menyadari kemampuan mereka dan mengembangkan kekurangan.

Mantan striker Manchester United itu juga menginginkan karakter pemain yang tepat untuk kembali membangun skuat The Red Devils pada musim depan.

Solskjaer tidak bisa memikirkan cara lain jika tidak meminta para pemain berkorban dan memberikan segalanya.Komentar Ole Gunnar Solskjaer ini tentu merupakan kritik keras bagi para pemain dengan karakter yang sesuai dengan jati diri Manchester United.

Carlo Ancelotti meragukan Ajax Amsterdam lolos ke liga Champions

Ajax Amsterdam menjadi kejutan di Liga Champions musim ini. Kendati demikian, Pelatih Carlo Ancelotti tak yakin De Amsterdammer akan mengangkat Si Kuping Besar menuju ke babak selanjutnya.

Ajax menjejaki ke babak semifinal Liga Champions. Wakil Belanda itu menyingkirkan sang juara bertahan, Real Madrid, di babak 16 besar. Setelah itu, Juventus didepak di babak perempatfinal.

Di kabarkan di babak selanjutnya semifinal, Ajax akan menghadapi pemenang pertandingan Manchester City dengan Tottenham Hotspur.

Kemudian Pelatih Napoli, Carlo Ancelotti, turut mengomentari kiprah Ajax Amsterdam di Liga Champions musim ini. Eks pelatih Juventus dan Madrid itu bilang permainan asuhan Erik Ten Hag iu cukup atraktif.

Ajax memperagakan permainan sepakbola yang sangat bagus dan tepat, tapi tak ada seorang pun yang menyangka mereka akan sampai ke semifinal,” kata Carlo Ancelotti di Football Italia. Saya tak berpikir mereka akan memenangi Liga Champions. Tapi, mungkin saya salah.

Bahkan Mereka memainkan sepakbola proaktif, bertahan secara individu dan memetik keuntungan dari situasi satu lawan satu atau one by one. Mereka berharap memainkan kombinasi dan sangat bagus , kompak.

Real Madrid Dani Carvajal meratapi kegagalan timnya

Di kabarkan Bek kanan Real Madrid Dani Carvajal meratapi kegagalan timnya di musim 2018/2019. Dani Carvajal bahkan memberi performa diri sendiri yang sangat rendah.

Los Blancos berantakan sepeninggal Cristiano Ronaldo, yang hengkang ke Juventus di musim panas lalu. Madrid berganti pelatih dua kali dan gagal di tiga kompetisi utama yang diikutinya.

Di Copa del Rey, Madrid hanya sampai di semifinal setelah disingkirkan Barcelona dengan agregat 1-4. Di LaLiga, Madrid gagal menyaingi rival beratnya itu dalam perburuan gelar karena hingga kini masih tertinggal 14 poin untuk menempati peringkat ketiga klasemen sementara.

Real Madrid. Memiliki sejarah panjang dan nama besar, manajemen klub tentu tak ingin mendapat hasil yang biasa-biasa saja untuk Madrid. Setiap musimnya, Madrid selalu ditargetkan untuk bisa menggondol gelar juara. Dengan kata lain, setiap pelatih yang menangani Madrid, mau tak mau harus berhadapan dengan beban berat itu.

Kendati demikian, pada kenyataannya, justru terdapat sejumlah pelatih yang membawa hasil buruk bagi Madrid. Jangankan untuk bersaing memperebutkan gelar juara, untuk membawa Los Blancos tampil konsisten saja, mereka kesulitan dan tidak mampu mengelar juara

Carvajal menyumbang lima assist dan satu gol di seluruh kompetisi, plus sempat absen tidak sebentar karena sejumlah cedera.

Luka Jovic Ingin Bertahan di Frankfurt

Barcelona harus gigit jari untuk mendatangkan Luka Jovic. Striker Serbia itu tidak terlalu tertarik untuk hijrah ke Barcelona dan ingin tetap tinggal di Eintracht Frankfurt Eintracht Frankfurt.

Performa Jovic di musim di sangat impresif. Masih berusia 21 tahun, Jovisc sudah mengumpulkan total 24 gol dari semua pertandingan yang ia lakoni, 17 diantaranya di Bundesliga.

Jovic juga berperan atas lolosnya Frankfurt ke babak 16 besar Liga Eropa. Sementara di Bundesliga, Frankfurt duduk nyaman di posisi empat klasemen.

Berkat Peforma impresif ini, Jovic sudah menjadi banyak incaran klub besar Eropa. El Mundo Deportivo menyebut Direktur Olahraga Barca, Eric Abidal dan Ramp Planes sudah memantau peforma dari Jovic pada saat laga International.

Marca juga sempat mengabarkan bahwa Blaugrana dan Jovic sudah sudah menyepakati kontrak pribadi diluar sepengetahuan dari Frankfurt. Tapi hal ini sudah dibantah oleh ayah Jovic, ia nyatakan bahwa anaknya sudah menolak tawaran dari Barca.

“Luka mendapat tawaran dari Barcelona. Tapi sekarang dia tak tertarik ke sana,” ujar ayah Jovic, Milan, kepada Bild yang dilansir Football Espana.

“Dia tidak yakin akan menjadi pilihan utama disana. Faktanya sekarang ia masih berada di klub ini dan juga lolos liga Champions,” lanjut dia.

Kemenangan Liverpool di Kandang Southampton Krusial di Mata Virgil van Dijk

Liverpool memetik poin penuh di pertandingan pekan ke 33 Liga Inggris musim ini.Bek Liverpool Virgil Van Dijk tak bisa menyembunyikan kegembiraan usai timnya taklukkan Southampton.

Pemain asal Belanda itu kemenangan ini akan sangat krusial dalam usaha Liverpool memenangkan trofi Liga Inggris di akhir musim nanti menaklukan Southampton di Saint Mary Stadium dengan skor akhir 3-1.Kemenangan mereka kembali naik ke puncak klasemen sementara Liga Inggris.

Mereka unggul dua poin dari Manchester City yang pada pekan ini bermain di semifinal FA Cup.Van Dijk percaya kemenangan diraih Liverpool kali ini merupakan kemenangan yang krusial.Van Dijk menyebut bahwa sejak awal tim tahu bahwa Southampton berpeluang untuk membuat mereka kerepotan sejak awal pertandingan.Van Dijk menegaskan bahwa Liverpool layak memenangkan pertandingan ini.

MU Butuh Tiga Pemain Ini untuk Kalahkan Barca

Manchester United akan menghadapi misi yang sulit ketika menjamu Barcelona di perempat final Liga Champions 2018/19, Kamis (11/4) dini hari WIB mendatang. Mereka wajib untuk bermain sempurna untuk bisa mengandaskan Barcelona.

Melawan Barca di Liga Champions adalah undian yang sangat buruk bagi United. Skuad Mu memang sudah tampil apik sejauh ini sejak kedatangan Ole Gunnar Solskjaer, tetapi mereka belum benar-benar stabil.

MU memang mampu menyingkirkan tim kuat PSG dari 16 besar beberapa pekan lalu, tapi Barca adalah tim yang sangat berbeda. MU butuh keajaiban, keberuntungan, serta doa untuk mengalahkan Barca.

Tak hanya itu, Sam Allardyce tetap percaya United bisa merepotkan Barca asalkan tiga pemain utama MU ini tampil fantastis.

Pertama-tama, Allardyce mengakui melawan Barca adalah undian paling sulit yang bisa dihadapi MU. Biar begitu, Mu boleh sedikit lega karena mereka mampu mengalahkan PSG artinya didalam sepakbola tidak ada yang pasti.

Allardyce menilai 3 pemain MU yang harus tampil bagus untuk menjaga asa mereka: Paul Pogba, Marcus Rashford, dan Anthony Martial. Juga, MU harus berdoa Messi bermain buruk.

“Undian yang paling sulit, tetapi setelah mengalahkan PSG di 16 besar, keajaiban bisa terjadi,” kata Allardyce kepada Express.

“11 vs 11, Barcelona jauh lebih superior dan Mereka punya Lionel Messi!”

“Pogba, Rahsford, dan Martial harus benar-benar bermain dengan fantastis, dan juga Messi sedang mengalami hari yang buruk,” sambungnya.

Lyon akan Lepas Depay

Presiden Lyon Jean-Michel Aulas menyatakan bahwa ia tidak ragu jika harus Memphis Depay ke klub manapun pada musim panas mendatang.

Depay sudah bergabung dengan Lyon dari 2017 musim lalu. Ia dibeli dari Manchester United.

Pada saat bersama United ia tidak bisa menampilkan permainan yang impresif akan tetapi setelah kembali ke Lyon ia mampu balik ke peforma terbaik.

Ia menjadi pilar penting bagi Lyon sejauh ini dan ia pun sudah mencetak 33 gol dari 93 penampilan dari semua kompetisi.

Depay pun menyatakan ingin sekali bergabung dengan tim besar sekali dan ia ingin menunjukan permainannya. Ia lantas menyebut lima klub besar Eropa yang ingin ia perkuat musim depan.

“Lyon adalah klub besar, tetapi belum masuk ke lima klub terbaik Dunia,” ujar Depay pada Helden.

“Saya ingin pergi ke klub seperti Real Madrid, Barcelona, ​​Chelsea, Manchester City, Paris Saint-Germain atau Bayern Munich,” serunya.

“Saya ingin pergi ke kota besar dan klub yang cocok untuk saya, ke tim yang benar-benar tim sepakbola,” terangnya.